MAKALAH CITA-CITA

MAKALAH
Cita-cita
Makalah
ini Disusun untuk
Memenuhi persyaratan mengikuti tes
kemampuan verbal
STIKOM
Banyuwangi
Disusun
oleh:
Nida
Khoiruroh / XII TKJ 2
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
SMK
NEGERI DARUL ULUM MUNCAR BANYUWANGI
2015
KATA
PENGANTAR
Puji syukur
penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat, taufik, dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini
dengan baik. Makalah cita-cata ini berisi perjalanan mewujudkan cita-citanya.
Atas terselesainya makalah ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Terutama penulis
haturkan kepada:
- Bapak Jamroji, S.Pd selaku guru pembimbing mata pelajaran bahasa Indonesia,
- Teman- teman seperjuangan yang saya tak mampu menyebutkan satu-persatu,
- Semua pihak yang ikut memabantu dalam penyelesaian makalah ini.
Penulis
menyadari dalam makalah ini masih banyak kekeliruan dan kekurangan yang
menyebabkan makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis
mengharapkan kritik dari pembaca yang bersifat membangun demi kesempurnaan
makalah ini. Harapan penyusun atas terbentuknya makalah ini, semoga makalah ini
memberikan informasi bagi pembaca dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu
pengetahuan bagi kita semua.
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL....................................................................................... i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
DAFTAR ISI................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN............................................................................... 4
A.Latar Belakang.......................................................................................... 4
B.Rumusan Masalah...................................................................................... 4
C.Tujuan ....................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN................................................................................ 5
A. Pengertian
Cita-cita................................................................................. 5
B. Manfaat
Mempunyai Cita-Cita............................................................... 5
C. Mengapa saya
memiliki cita-cita menjadi Dosen.................................... 6
D. Perjalanan
yang akan saya lalui untuk mencapai
Cita-cita
sebagai Dosen .......................................................................... 6
BAB III PENUTUP........................................................................................ 8
A.Kesimpulan............................................................................................... 8
B.Saran......................................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................... 9
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Semua
orang memiliki cita-cita menjadi apa yang diinginkan. Cita-cita bukan hanya
terkait dengan sebuah profesi namun lebih dari itu cita-cita adalah sebuah
tujuan hidup. Seperti ada seseorang yang bercita-cita ingin memiliki harta yang
banyak, menjadi orang terkenal, mengelilingi dunia, mempunyai prestasi yang
bagus dan segudang cita-cita lainnya. Namun seorang muslim tentunya akan
menempatkan cita-citanya di tempat yang paling tinggi dan mulia yaitu menggapai
keridhaan Allah.
Cita-cita
merupakan harapan, keinginan, impian yang ingin diraih serta dicapai seseorang
dimasa yang akan datang. Seorang yang memiliki cita-cita pastilah memiliki
semangat serta motivasi untuk meraih dan menggapai apa yang ia cita-citakan.
Termasuk saya, pastilah memiliki keinginan untuk menjadi seseorang yang saya
cita-citakan. Cita-cita saya. “saya ingin menjadi Dosen”.
B.
Rumusan Masalah
Sesuai
dengan latar belakang yang telah dipaparkan diatas, maka dapat di rumuskan
masalah sebagai berikut:
- Apa yang dimaksud dengan cita-cita ?
- Apa manfaat mempunyai cita-cita ?
- Mengapa saya memiliki cita-cita dan cita-cita tersebut menjadi Dosen ?
- Bagaimana perjalanan yang saya lalui untuk menggapai cita-cita tersebut ?
C.
Tujuan Pembahasan
Sesuai
dengan rumusan masalah yang telah dipaparkan diatas, maka adapun tujuan dari
pembuatan makalah tentang cita-cita ini yaitu:
- Mengerti tentang arti cita-cita
- Mengetahui tentang manfaat dari mempunyai cita-cita
- Untuk melengkapi tugas Pendidikan Pansila
- Menceritakan cita-cita penulis
BAB
II
PEMBAHASAN
- Pengertian Cita-cita
Menurut
KBBI, cita-cita adalah :
1.
Keinginan (kehendak) yg selalu ada di dalam pikiran
2.
Tujuan yg sempurna (yg akan dicapai atau dilaksanakan)
Cita-cita
adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran.Tidak ada
orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.
Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, bagi
sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain
cita-cita itu hanyalah mimpi belaka.
Manusia
tanpa cita-cita ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah,
mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa cita-cita bagaikan
seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga
ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi. Ya, cita-cita adalah sebuah rancangan
bangunan kehidupan seseorang, bangunan yang tersusun dari batu bata
keterampilan, semen ilmu dan pasir potensi diri.
- Manfaat Mempunyai Cita-Cita
- Hidup mempunyai jalan atau arah yang jelas
Hal
ini sudah jelas, dengan mempunyai cita-cita, kita akan tahu kemana arah hidup
yang akan kita jalani, dan kita pun tahu tujuan kita belajar, menuntut ilmu,
bersekolah, dan segala macamnya. Tujuannya yaitu mengejar cita-cita dan
berusaha sekuat mungkin untuk mengejar cita-cita tersebut.
- Mental dan niat semakin terasah
Dengan
adanya cita-cita yang kuat, mental untuk melawan segala hambatan akan terasah,
misalnya melawan rasa malas, kantuk, dan godaan bermain game akan teratasi. Tapi
ini akan mudah teratasi jika kita sudah tahu bahwa semua itu hanya akan
menghambat niatnya mengejar cita-cita.
- Terus Belajar dan Berlatih
Cita-cita
menjadi sebuah tujuan yang harus kita kejar. Seiring dengan adanya
cita-cita yang kuat tersebut, kita akan berusaha meningkatkan
kemampuannya agar cita-cita kita bisa tercapai. Yaitu dengan belajar dan
berlatih segala hal yang menunjung cita-cita tersebut.
- Mengapa saya memiliki cita-cita dan cita-cita tersebut menjadi Dosen
Sewaktu
kecil jika saya ditanya apa cita-cita saya, saya menjawab saya ingin menjadi
seorang dokter. Kemudian sewaktu saya duduk dibangku SMP saya diberi kesempatan
untuk maju di depan kelas dan menceritakan tentang apa cita-cita saya untuk kedepannya.
Dari pengalaman tersebut saya ingin menjadi Dosen.
Berprofesi
menjadi dosen dan mengajar di universitas jelas merupakan suatu profesi yang
mulia. Hal ini memberi saya kesempatan untuk mengubah hidup. Saya memang
berasal dari keluarga kurang mampu. Ayah saya seorang buruh tani kelapa, ibu
sayapun demikian. Kadang serba kekurangan tapi bukan merupakan penghalang bagi
saya untuk maju dan meraih cita-cita sebagai “Dosen”.
Pekerjaan
sebagai dosen memainkan peran kunci dalam mengembangkan pelajaran dan
keterampilan belajar pada mahasiswa, menanamkan nilai-nilai yang baik di
dalamnya, membudidayakan pikiran mereka juga dari unsur kehidupan.
- Perjalanan yang akan saya lalui untuk mencapai cita-cita sebagai seorang Dosen
Berawal
dari kemauan saya untuk merubah nasib saya. Awalnya saya tidak mengetahui sama
sekali tentang sekolah tinggi ilmu komputer (STIKOM) yang ada di Banyuwangi.
Tapi saya punya kemauan untuk sekolah lagi setelah sekolah di SMK Negeri Darul
Ulum. Ketika saya berangkat sekolah di jam yang sangat pagi karena saya harus
piket kelas untuk membersihkan ruang kelas yang akan dipakai belajar tidak
sengaja saya menemukan brosur yang berisikan tentang informasi penerimaan siswa
baru di STIKOM. Saya baca ternyata sangat beruntung sekali saya menemukan
brosur yang terjatuh dikelas yang akan saya tempati dan saya berniat untuk
mangikuti jalur-jalur yang ada di STIKOM yaitu jalur berbagi yang sekolah tidak
dipungut biaya apapun 100%. Ketika itu saya berbicara pada teman saya kalau
saya akan mengikuti jalur beasiswa yang ada pada STIKOM dan ternyata respon
teman saya negatif tapi itu tidak sama sekali mengendurkan semangat saya untuk
mengikuti beasiswa yang disediakan oleh STIKOM. Saya berniat, berusaha dan
berdo’a agar saya diterima di sekolah tinggi ilmu komputer tersebut. Tes demi
tes saya lakoni dengan sangat senang karena saya yakin ketika STIKOM baik untuk
saya, saya pasti akan diterima di STIKOM dan kini perjalanan saya belum
berakhir untuk berlomba mendapatkan tiket untuk mengambil beasiswa yang
disediakan oleh STIKOM. Saya akan terus berusaha dan berdo’a untuk mencapainya
untuk mewujudkan cita-cita saya menjadi Dosen yang saya dambakan dari dulu.
BAB
IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
- Cita-cita dapat diraih jika kita tetap bertekad untuk maju yang disertai doa , usaha , ikhlas dan tawakkal
- Keterbatasan jangan dijadikan hambatan dalam meraih cita-cita tapi jadikan sebagai penyemangat untuk menuju yang lebih baik
- Letakkan cita-cita 5 cm didepan kening kita , kita senantiasa merasakan sebuah semangat untuk meraihnya.
B.
Saran
Penulis
menyarankan jika kita mempunyai cita-cita, jangan menyerah untuk meraihnya.
Tetap semangat walaupun hambatan datang silih berganti. Karena cita-cita bukan
hanya sekedar angan atau impian belaka tapi suatu harapan yang harus diraih di
masa yang akan datang.
DAFTAR
PUSTAKA
Borgata Hotel Casino & Spa - Trip.com
BalasHapusFind all information and best deals of Borgata Hotel Casino 강원도 출장마사지 & Spa, 제천 출장샵 Atlantic City 서울특별 출장안마 on Trip.com! Book the hotel with real 춘천 출장안마 traveler reviews, 양산 출장안마 ratings and latest