Selasa, 19 September 2017

Laporan Praktikum
Install Windows Xp dan Linux Ubuntu






Kelompok 1


Nida Khoiruroh (1115101296)





Install Windows Xp
Siapkan dulu apa yang dibutuhkan untuk install windows Xp seperti flasdisk untuk booting bias juga memakai cd/dvd.
mulai install Windows XP. Masukkan master Windows XP terlebih dahulu. Lalu nyalakan / restart komputer, kemudian pada saat tampil gambar awal komputer start, tekan tombol "Delete" pada keyboard agar dapat masuk setting BIOS komputer. Ketika sudah masuk pada BIOS atur first boot device sesuai dengan apa yang digunakan menginstall kalau memakai dvd berarti pengaturan di first boot device harus dvd, tapi ketika memakai flasdisk boot device harus di USB-HDD.


Ketika pengaturan untuk bootnya sudah diatur dengan benar, maka tekan f10 untuk menyimpan pengaturan dan keluar dari BIOS secara otomatis computer akan melakukan proses install windows Xp.


Untuk pembagian partisi karena hanya akan memakai drive C, maka semua drive di hapus dan membuat drive untuk meletakkan windows Xp ke drive C. Untuk menghapus semua partisi, maka harus menekan D pada keyboard untuk delete partisi lalu tekan huruf L untuk melanjtkan penghapusan partisi.



Selanjutnya pembuatan partisi baru dengan cara tekan tombol C pada keyboard, lalu isikan berapa kapasitas yang digunakan untuk windows Xp sendiri. Ketika sudah tekan enter untuk melanjutkan pembuatan partisi yang sudah di buat sesuai keinginan.


Karena yang di inginkan hanya drive C yang dibutuhkan, maka ketika partisi sudah siap untuk di install, maka tekan enter untuk melanjutkan penginstallan windows Xp pada  computer. Biarkan kapasitas yang belum dipakai karena tidak dibutuhkan.


Lalu tunggu proses format partisi hingga selesai.


Ketika proses format partisi sudah selesai maka akan muncul proses lagi yaitu proses pengcopy_an data didalam folder instalasi windows tunggu hingga proses selesai.


Selanjutnya windows akan mengcopy secara automatis file system yang digunakan untuk installasi dan di akhiri dengan Restart recara automatis. Biarkan saja windows jalan dengan sendirinya dan apabila benar maka komputer akan tampilan berikut ini.


Selanjutnya tunggu hingga windows meminta Setting Regional (NEXT saja), Nama (Isikan dengan benar nama dan Perusahaan atau nama saja dan kosongkan perusahaan lalu NEXT).


Proses selanjutnya adalah menyeting waktu. Cari Local time GMT +07 untuk area indonesia. Lanjutkan dengan Next.


Selajutnya sebuah layar Selamat datang akan tampil pertama yang akan tampil. Komputer memeriksa konektivitas internet Anda. Pilih Saja NEXT >> SKIP>> NEXT



Lalu pilih not right  now karena  tidak ingin di update sekarang. Selanjutnya pilih NEXT untuk melanjutkan proses.


Selanjutnya Windows XP akan meminta untuk memasukkan default username, yang bsia digunakan di komputer. Tetapi cukup membuat 1 saja untuk menyelesaikan instalasi. User Administrator tidak ditampilkan sebagai pilihan logon yang valid.



Lalu Pada akhir Install Windows XP Akan menampilkan Halaman Desktop, dan siap untuk digunakan sesuai dengan keinginan pengguna.


Selesai.



Install Linux Ubuntu
Siapkan dulu apa yang dibutuhkan untuk install linux ubuntu seperti flasdisk untuk booting bisa juga memakai cd/dvd.
mulai install linux debian. Masukkan master linux ubuntu terlebih dahulu. Lalu nyalakan / restart komputer, kemudian pada saat tampil gambar awal komputer start, tekan tombol "f12" pada keyboard agar dapat  langsung masuk pada booting dan pilih boot device yang mengarah ke master yang ada pada flasdisk.


Setelah itu masuk pada tampilan install Ubuntu lalu pilih install Ubuntu.


Selanjutnya tunggu sampai tampilan berubah menjadi pilihan Negara yang akan di paki di linux Ubuntu tersebut dan klik forward untuk meneruskan ke step yang selanjutnya.


Lalu pilih wilayah yang di inginkan dan pilih juga daerah waktu yang di inginkan juga setelah itu klik forward untuk meneruskan ke step yang selanjutnya.


Selanjutnya pemilihan untuk memakai keybord yang diinginkan. Ketika sudah klik forward untuk melanjutkan.


Selanjutnya untuk pembagian partisi pada Ubuntu.


Buat partisi root menjadi 30 Gb dan swap area menjadi 5 Gb dengan cara seperti berikut.



Selanjutnya proses instalasi linux Ubuntu pilih yang ext3 karena disitulah akan menyimpan OS linux Ubuntu.


Lalu tunggu proses hingga sampai muncul tampilan untuk memberi nama pada PC sesuai dengan yang di inginkan lalu ketika sudah klik forward untuk melanjutkan.


Selanjutnya pemindahan dan pengaturan dokumen, lansung klik forward untuk melanjutkan.


Lalu OS yang baru akan di install dengan mengikuti pengaturan yang sudah di inginkan. Untuk melanjutkan install OS Ubuntu  maka klik forward ketika masih ada yang kurang maka klik back untuk kembali ke pengaturan yang belum akan di ubah.


Selanjutnya instalasi OS linux Ubuntu sampai selesai.


Lalu setelah proses selesai maka restart PC agar bisa digunakan OS yang baru.


Instalasi Os linux Ubuntu selesai.



Jumat, 13 Februari 2015

makalah cita cita



MAKALAH CITA-CITA



logo.jpg











MAKALAH
Cita-cita
Makalah ini Disusun untuk
Memenuhi persyaratan mengikuti tes kemampuan verbal
STIKOM Banyuwangi

Disusun oleh:
Nida Khoiruroh / XII TKJ 2


TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
SMK NEGERI DARUL ULUM MUNCAR BANYUWANGI
2015



KATA PENGANTAR



Puji syukur  penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat, taufik, dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah cita-cata ini berisi perjalanan mewujudkan cita-citanya. Atas terselesainya makalah ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Terutama penulis haturkan kepada:
  1. Bapak Jamroji, S.Pd selaku guru pembimbing mata pelajaran bahasa Indonesia,
  2. Teman- teman seperjuangan yang saya tak mampu menyebutkan satu-persatu,
  3. Semua pihak yang ikut memabantu dalam penyelesaian makalah ini.
Penulis menyadari dalam makalah ini masih banyak kekeliruan dan kekurangan yang menyebabkan makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dari pembaca yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Harapan penyusun atas terbentuknya makalah ini, semoga makalah ini memberikan informasi bagi pembaca dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.












 


 DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL....................................................................................... i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
DAFTAR ISI................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN............................................................................... 4
   A.Latar Belakang.......................................................................................... 4
   B.Rumusan Masalah...................................................................................... 4
   C.Tujuan ....................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN................................................................................ 5
    A. Pengertian Cita-cita................................................................................. 5
    B. Manfaat  Mempunyai Cita-Cita............................................................... 5
    C. Mengapa saya memiliki cita-cita menjadi  Dosen.................................... 6
     D. Perjalanan yang akan saya lalui untuk mencapai
          Cita-cita sebagai Dosen .......................................................................... 6
 BAB III PENUTUP........................................................................................ 8
    A.Kesimpulan............................................................................................... 8
    B.Saran......................................................................................................... 8
 DAFTAR PUSTAKA..................................................................................... 9





BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Semua orang memiliki cita-cita menjadi apa yang diinginkan. Cita-cita bukan hanya terkait dengan sebuah profesi namun lebih dari itu cita-cita adalah sebuah tujuan hidup. Seperti ada seseorang yang bercita-cita ingin memiliki harta yang banyak, menjadi orang terkenal, mengelilingi dunia, mempunyai prestasi yang bagus dan segudang cita-cita lainnya. Namun seorang muslim tentunya akan menempatkan cita-citanya di tempat yang paling tinggi dan mulia yaitu menggapai keridhaan Allah.
 Cita-cita merupakan harapan, keinginan, impian yang ingin diraih serta dicapai seseorang dimasa yang akan datang. Seorang yang memiliki cita-cita pastilah memiliki semangat serta motivasi untuk meraih dan menggapai apa yang ia cita-citakan. Termasuk saya, pastilah memiliki keinginan untuk menjadi seseorang yang saya cita-citakan. Cita-cita saya.  “saya ingin menjadi Dosen”.
B. Rumusan Masalah
Sesuai dengan latar belakang yang telah dipaparkan diatas, maka dapat di rumuskan masalah sebagai berikut:
  1. Apa yang dimaksud dengan cita-cita ?
  2. Apa manfaat mempunyai cita-cita ?
  3. Mengapa saya memiliki cita-cita dan cita-cita tersebut menjadi Dosen ?
  4. Bagaimana perjalanan yang saya lalui untuk menggapai cita-cita tersebut ?

C. Tujuan Pembahasan
Sesuai dengan rumusan masalah yang telah dipaparkan diatas, maka adapun tujuan dari pembuatan makalah tentang cita-cita ini yaitu:
  1. Mengerti tentang arti cita-cita
  2. Mengetahui tentang manfaat  dari  mempunyai cita-cita
  3. Untuk melengkapi tugas Pendidikan Pansila
  4. Menceritakan cita-cita penulis

BAB II
PEMBAHASAN

  1. Pengertian Cita-cita 
Menurut KBBI, cita-cita adalah :
1. Keinginan (kehendak) yg selalu ada di dalam pikiran
2. Tujuan yg sempurna (yg akan dicapai atau dilaksanakan)
Cita-cita adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran.Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup. Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi belaka.
Manusia tanpa cita-cita ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah, mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa cita-cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi. Ya, cita-cita adalah sebuah rancangan bangunan kehidupan seseorang, bangunan yang tersusun dari batu bata keterampilan, semen ilmu dan pasir potensi diri.

  1. Manfaat  Mempunyai Cita-Cita

  • Hidup mempunyai jalan atau arah yang jelas
Hal ini sudah jelas, dengan mempunyai cita-cita, kita akan tahu kemana arah hidup yang akan kita jalani, dan kita pun tahu tujuan kita belajar, menuntut ilmu, bersekolah, dan segala macamnya. Tujuannya yaitu mengejar cita-cita dan berusaha sekuat mungkin untuk mengejar cita-cita tersebut.
  • Mental dan niat semakin terasah
Dengan adanya cita-cita yang kuat, mental untuk melawan segala hambatan akan terasah, misalnya melawan rasa malas, kantuk, dan godaan bermain game akan teratasi. Tapi ini akan mudah teratasi jika kita  sudah tahu bahwa semua itu hanya akan menghambat niatnya mengejar cita-cita.


  • Terus Belajar dan Berlatih
Cita-cita menjadi sebuah tujuan  yang harus kita kejar. Seiring dengan adanya cita-cita yang kuat tersebut, kita  akan berusaha meningkatkan kemampuannya agar cita-cita kita bisa tercapai. Yaitu dengan belajar dan berlatih segala hal yang menunjung cita-cita tersebut.

  1. Mengapa saya memiliki cita-cita dan cita-cita tersebut menjadi Dosen
Sewaktu kecil jika saya ditanya apa cita-cita saya, saya menjawab saya ingin menjadi seorang dokter. Kemudian sewaktu saya duduk dibangku SMP saya diberi kesempatan untuk maju di depan kelas dan menceritakan tentang apa cita-cita saya untuk kedepannya. Dari pengalaman tersebut saya ingin menjadi Dosen.
Berprofesi menjadi dosen dan mengajar di universitas jelas merupakan suatu profesi yang mulia. Hal ini memberi saya  kesempatan untuk mengubah hidup. Saya memang berasal dari keluarga kurang mampu. Ayah saya seorang buruh tani kelapa, ibu sayapun demikian. Kadang serba kekurangan tapi bukan merupakan penghalang bagi saya untuk maju dan meraih cita-cita sebagai “Dosen”.
Pekerjaan sebagai dosen memainkan peran kunci dalam mengembangkan pelajaran dan keterampilan belajar pada mahasiswa, menanamkan nilai-nilai yang baik di dalamnya, membudidayakan pikiran mereka juga dari unsur kehidupan. 
  1. Perjalanan yang akan saya lalui untuk mencapai cita-cita sebagai seorang Dosen
Berawal dari kemauan saya untuk merubah nasib saya. Awalnya saya tidak mengetahui sama sekali tentang sekolah tinggi ilmu komputer (STIKOM) yang ada di Banyuwangi. Tapi saya punya kemauan untuk sekolah lagi setelah sekolah di SMK Negeri Darul Ulum. Ketika saya berangkat sekolah di jam yang sangat pagi karena saya harus piket kelas untuk membersihkan ruang kelas yang akan dipakai belajar tidak sengaja saya menemukan brosur yang berisikan tentang informasi penerimaan siswa baru di STIKOM. Saya baca ternyata sangat beruntung sekali saya menemukan brosur yang terjatuh dikelas yang akan saya tempati dan saya berniat untuk mangikuti jalur-jalur yang ada di STIKOM yaitu jalur berbagi yang sekolah tidak dipungut biaya apapun 100%. Ketika itu saya berbicara pada teman saya kalau saya akan mengikuti jalur beasiswa yang ada pada STIKOM dan ternyata respon teman saya negatif tapi itu tidak sama sekali mengendurkan semangat saya untuk mengikuti beasiswa yang disediakan oleh STIKOM. Saya berniat, berusaha dan berdo’a agar saya diterima di sekolah tinggi ilmu komputer tersebut. Tes demi tes saya lakoni dengan sangat senang karena saya yakin ketika STIKOM baik untuk saya, saya pasti akan diterima di STIKOM dan kini perjalanan saya belum berakhir untuk berlomba mendapatkan tiket untuk mengambil beasiswa yang disediakan oleh STIKOM. Saya akan terus berusaha dan berdo’a untuk mencapainya untuk mewujudkan cita-cita saya menjadi Dosen yang saya dambakan dari dulu.



















BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
  • Cita-cita dapat diraih jika kita tetap bertekad untuk maju yang disertai doa , usaha , ikhlas dan tawakkal
  • Keterbatasan jangan dijadikan hambatan dalam meraih cita-cita tapi jadikan sebagai penyemangat untuk menuju yang lebih baik
  • Letakkan cita-cita 5 cm didepan kening kita , kita senantiasa merasakan sebuah semangat untuk meraihnya.

B.    Saran
Penulis menyarankan jika kita mempunyai cita-cita, jangan menyerah untuk meraihnya. Tetap semangat walaupun hambatan datang silih berganti. Karena cita-cita bukan hanya sekedar angan atau impian belaka tapi suatu harapan yang harus diraih di masa yang akan datang.











 DAFTAR PUSTAKA